terdampar
terperangkap dalam situasi itu sendiri
senja yang terasa asing
alunan angin bagai serentetan musik yang tak pernah aku dengar sebelumnya
tak mengetahui seluk ataupun beluk
tanpa menyadari bahwa hela nafas telah mulai melemah
lunglai bagai daun tanpa tulangnya
bagai daging tanpa rusuknya
jejak itu hilang seketika
terhapus angin atau mungkin hujan
hingga aku tak dapat menemukan apa yang aku cari
tak dapati apa yang terus aku kejar
kesemuanya ditelan pilinan badai tanpa ujung
diterkam mega yang semula indah
namun seketika hilang menjadi kepul asap abu-abu
hilang, sungguh
terdampar di senja yang mengasingkan
tanpa mengenal diri dan tanpa tahu diri
jenuh menghinggapi
hingga hasrat ingin pergi,
menjadi berbalik
membakar ruas-ruas harapan
memusnahkan pulau yang aku susun dengan jemari berteman sepi
sendiri
terdampar dalam ruam nasib yang terus menjadikan hati lebam
nyeri menusuk
namun darah tak kunjung mengalir
membusuk dan berakhir pilu membiru
terdampar dalam ruang hampa nan kosong tanpa o2
terdampar menuju Barzakh tanpa malaikatNya
terdampar di pulau sepi tak ada penghuni
terdampar ke sebuah planet yang berisi makhluk tak berisi
terdampar pada sebuah senja tanpa asa
sebuah daratan tanpa tumbuhan
sebuah laut yang tak bergaram
sebuah langit tanpa biru dan tanpa awan
sebuah penghujung tanpa berujung
sebuah tempat yang tak pernah disaksikan mata manusia
dengan jiwa sekelingkingpun jari pada manusia
senja yang terasa asing
alunan angin bagai serentetan musik yang tak pernah aku dengar sebelumnya
tak mengetahui seluk ataupun beluk
tanpa menyadari bahwa hela nafas telah mulai melemah
lunglai bagai daun tanpa tulangnya
bagai daging tanpa rusuknya
jejak itu hilang seketika
terhapus angin atau mungkin hujan
hingga aku tak dapat menemukan apa yang aku cari
tak dapati apa yang terus aku kejar
kesemuanya ditelan pilinan badai tanpa ujung
diterkam mega yang semula indah
namun seketika hilang menjadi kepul asap abu-abu
hilang, sungguh
terdampar di senja yang mengasingkan
tanpa mengenal diri dan tanpa tahu diri
jenuh menghinggapi
hingga hasrat ingin pergi,
menjadi berbalik
membakar ruas-ruas harapan
memusnahkan pulau yang aku susun dengan jemari berteman sepi
sendiri
terdampar dalam ruam nasib yang terus menjadikan hati lebam
nyeri menusuk
namun darah tak kunjung mengalir
membusuk dan berakhir pilu membiru
terdampar dalam ruang hampa nan kosong tanpa o2
terdampar menuju Barzakh tanpa malaikatNya
terdampar di pulau sepi tak ada penghuni
terdampar ke sebuah planet yang berisi makhluk tak berisi
terdampar pada sebuah senja tanpa asa
sebuah daratan tanpa tumbuhan
sebuah laut yang tak bergaram
sebuah langit tanpa biru dan tanpa awan
sebuah penghujung tanpa berujung
sebuah tempat yang tak pernah disaksikan mata manusia
dengan jiwa sekelingkingpun jari pada manusia


Komentar
Posting Komentar