Tanpa Esensi

Segalanya tercetak dengan keadaan yang semestinya
Biarkan semua mengalir seadanya
Ketika laku maupun tindak, bergantung siapa dan mengapa
Paduan rasa, merintih dan meronta
Sebab itulah tugasnya

Kita hanya bertopeng asa
Terpenjara dalam ekstasi kefanaan dunia
Terbuang dari rasa sesungguhnya
Terjauhkan dari makna sebenarnya 
Mengapa wajahku memandangku dengan curiga?

Orang – orang jauh dari esensi
Tersingkirkan dari hidup berarti
Hanya pandangan kosong yang mewarnai
Bulan dan mentari hanya  silih berganti
Tanpa ada beda, tanpa ada arti
Semua masuk pada kosong kesementaraan ini

Bola mata tanpa cahaya
Mimik tanpa rasa
Hembusan serasa begitu saja
Lantas harus bagaimana?
Tak apa, ini hanya alam sementara

Depok, 26 Juni 2019 (15.23 wib)



Komentar

Postingan Populer